Kepastian konser Justin Bieber di kini mendapat titik terang, Selasa (15/3) siang nanti pihak promotor akan melakukan jumpa pers.
Lama membungkam informasi tentang kepastian terselenggaranya konser Justin Bieber, Marygops Studio selaku promotor akan menggelar jumpa pers. Selama ini pihak Marygops Studio tidak pernah memberikan informasi secara pasti mengenai kejelasan konser sang penyanyi fenomenal tersebut.
Setelah lebih dari sebulan proses mengenai rencana tersebut berjalan alot, ternyata ada perombakan promotor yang terjadi dalam konser yang rencananya berlangsung pada 23 April 2011 mendatang, di Sentul Internasional Convention Center, Bogor, Jawa Barat.
“Beberapa perubahan terjadi dalam persiapan konser Justin Bieber di Indonesia, antara lain penunjukan ASD & Berlian Entertainment sebagai promotor resmi konser Justin Bieber di Jakarta sehingga konser Justin Bieber yang telah dinantikan oleh para penggemarnya akhirnya dapat terlaksana,” demikian kutipan dari rilis yang diterima Okezone pada Senin (7/3/2011).
Bagi para penggemar Justin Bieber yang selama ini berharap cemas tentang kepastian kabar tersebut, nampaknya kini bisa sedikit tenang karena konser Justin Bieber tetap akan terlaksana.
GANTI PROMOTOR
Justin Bieber, penyanyi asal Kanada yang sedang naik daun,telah menunjuk Asia Sport Development sebagai promotor resmi konsernya di Indonesia. Selanjutnya, Asia Sport menunjuk Berlian Entertainment sebagai rekanan ekslusif yang akan mengelola seluruh produksi, promosi, penanggungjawab media dan penjualan tiket konser.
“Penunjukkan ini dilakukan untuk memastikan impian sebuah konser Justin Bieber dapat terealisasi,” kata Presiden Direktur PT Asia Sport Development, Alan Solowiejczyk dalam siaran pers yang diterima Tempo, Selasa, (8/3).Keputusan ini diambil pihak Creative Artis Agency (CAA), Agen resmi Justin yang bermarkas di Los Angeles, menyusul beredarnya kabar yang menyebutkan Justin batal menggelar konser yang rencananya bakal digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, 23 April mendatang.
Asia Sport dan Berlian Entertainment selanjutnya menggandeng Multivision dan Marygops sebagai wakil promotor. Menurut Direktur Proyek Berlian Entertainment, Marcel Permadhi, tugas Multivision dan Marygops adalah memastikan kelanjutan penanganan 3000-an tiket yang sudah terjual pada Januari lalu. “Kita mau memastikan semua berjalan sesuai rencana mulai dari sekarang,” katanya.
Ram Punjabi, bos Multivision mengatakan, kisruh pelaksanaan konser Justin Bieber bermula dari teguran CAA terhadap Marygops yang lebih dulu menjual tiket konser tanpa berdasarkan kontrak. Pada saat itu, ia melanjutkan, Marygops bekerjasama dengan sebuah agensi yang bermarkas di Singapura, untuk menggelar konser di Indonesia. “Kita tidak mau berdebat mana yang benar dan yang salah,” katanya.
Paman dari Shanee Harjani, bos Marygops ini mengatakan, tiket konser Justin Bieber mulai dijual lagi 13 Maret mendatang secara online di Rajakarcis.com dan beberapa tempat yang telah ditentukan. Namun, ia belum menentukan lokasi penjualan tiket tersebut. “Saya ingin meyakinkan pembeli tiket yang sudah antri akan diakomodasi sesuai dengan ketentuan,” kata Ram.
Kepastian kedatangan Justin Bieber ke Indonesia akhirnya terjawab. Sebelumnya, konser Bieber yang direncanakan digelar 23 April mendatang di Sentul International Convention Centre (SICC), sempat dikabarkan batal.
“Memang sempat ada kesalahpahaman. Sebelumnya kami memakai agen Singapura, tapi ternyata pihak Bieber mengatakan karena ini konsernya di Indonesia, jadi tidak cocok kalau dipegang oleh agen yang di luar Indonesia. Jadi, kami berikan ke promotor yang di sini (Indonesia),” kata Shanne Harjani, Managing Director Marygops Studio di X2, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa, 8 Maret 2011.
Tak tanggung-tanggung, untuk mendatangkan penyanyi asal Kanada itu, ada lima promotor yang akan terlibat. Mereka adalah Asia Sports Development (ASD), Berlian Entertainment (BE), Multivision, Mahkota Promotion, dan Marygops. Pihak promotor juga membantah rumor yang menyebutkan bahwa Bieber tak mau memakai sponsor dalam konsernya nanti.
“Dengan bergabungnya lima promotor ini, kami belum membutuhkan sponsor dari luar,” kata Pimpinan Multivison, Raam Punjabi.
Dino Hamid selaku chief executive officer (CEO) Berlian Entertainment juga mengungkapkan kalau Bieber akan tampil menghibur penggemarnya di Indonesia selama satu setengah jam.
“Kami sangat bangga untuk mengonfirmasikan konser Justin Bieber di Indonesia, rencananya dia akan tampil sekitar 90 menit,” katanya.
TIKET TETAP BERLAKU
Bagi penggemar vokalis belia Justin Bieber yang telah membeli tiket pre-salepertunjukannya pada Januari 2011 lalu, boleh bernapas lega. Sebab, tiket yang telah dipegang tak akan hangus.
Pihak promotor menjamin 3.000 tiket yang telah tersebar akan tetap berlaku. “Untuk 3.000 tiket yang sudah terjual pada Januari kepada penggemar Justin Bieber melalui Marygops akan tetap berlaku dan diakui. Kami menghormati dan menerima seluruh tiket yang sudah terjual,” jelas Managing Director Marygops Studio, Shanne Harjani, dalam jumpa pers di X2, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (8/3/2011).
Selanjutnya, pihak promotor akan melakukan proses administrasi ulang terhadap 3.000 tiket yang sudah terjual di EX Plaza. “Para pemegang tiket ini harus melalui sebuah prosedur yang membutuhkan waktu tujuh hari untuk mendapatkan tiket yang baru,” ujar Shanne.
Lanjut Shanne, 3.000 tiket yang semula berkelas Festival, secara otomatis akan diganti dengan tiket bertempat duduk. “Tiket-tiket ini akan langsung diubah menjadi tiket tempat duduk yang akan tetap memiliki posisi strategis,” tekan Shanne.
“Jadi jangan khawatir, kami akan mewujudkan mimpi fan Justin Bieber untuk menonton Justin Bieber di Indonesia,” timpal Direktur Proyek Berlian Entertainment, Marcel Permadhi.
Konser Bieber di Tanah Air akan dihelat di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat pada 23 April 2011. Hingga saat ini, pihak promotor masih menyediakan sekitar 6.000 tiket. Pembelian tiket bisa dilakukan melalui rajakarcis.com.
“Kemarin Marygops punya strategi exposure media, dia ngetes ternyata dalam waktu enam jam habis 3.000 tiket. Dan saat ini masih ada sekitar 6.000 tiket di kami,” timpal bos Multivision Production, Ram Punjabi.
